Kumagawa-juku

The Wakasa Kaido (Jalan bebas hambatan) digunakan untuk menghubungkan Kyoto, kota yang pernah menjadi Ibu Kota Jepang, dengan Teluk Wakasa yang dipenuhi banyak ikan segar. Wakasa Kaido juga disebut Jalan Bebas Hambatan Mackerel (Mackerel Highway) karena warga Kyoto menyukai mackerel yang datang dari Teluk Wakasa dan seringkali mackerel dalam jumlah besar diangkut lewat jalan bebas hambatan ini. Terdapat daerah yang berkembang menjadi pusat kota di Mackerel Highway yaitu Kumagawa-juku. Pada periode emasnya, daerah ini berkembang dan melahirkan 200 rumah, tapi lama-kelamaan jalan bebas hambatannya sendiri tidak digunakan dan akhirnya hancur. Namun tata kotanya yang berkembang dari periode Edo ke periode Showa masih terjaga seperti pertama kali terbentuk, dan hingga sekarang dilestarikan sebagai Preservation District for Groups of Traditional Buildings. Sekarang, kalian dapat menikmati berjalan santai di daerah yang telah menjadi area wisata ini.

Alamat
Kumagawa, Wakasa, Mikatakaminaka-gun, Fukui
Contact No.
+81-770-62-2711
Akses
Dari Stasiun JR Kaminaka, naik bus JR Wakae Line selama 10 menit, lalu turun di pemberhentian Wakasa Kumagawa.
Website Resmi
http://kumagawa-juku.com/
Waktu Yang Diperlukan
2.5 jam - setengah hari
Informasi Lainnya
Dapat dikenakan biaya tambahan untuk beberapa fasilitas.

※ Sebagian informasi ditampilkan dalam Bahasa Jepang dan Bahasa Inggris hasil terjemahan Google, sehingga kebenaran informasi tidak selalu terjamin. Kunjungi website resmi objek wisata untuk mendapatkan informasi terbaru.

Kumagawa-juku

The Wakasa Kaido (Jalan bebas hambatan) digunakan untuk menghubungkan Kyoto, kota yang pernah menjadi Ibu Kota Jepang, dengan Teluk Wakasa yang dipenuhi banyak ikan segar. Wakasa Kaido juga disebut Jalan Bebas Hambatan Mackerel (Mackerel Highway) karena warga Kyoto menyukai mackerel yang datang dari Teluk Wakasa dan seringkali mackerel dalam jumlah besar diangkut lewat jalan bebas hambatan ini. Terdapat daerah yang berkembang menjadi pusat kota di Mackerel Highway yaitu Kumagawa-juku. Pada periode emasnya, daerah ini berkembang dan melahirkan 200 rumah, tapi lama-kelamaan jalan bebas hambatannya sendiri tidak digunakan dan akhirnya hancur. Namun tata kotanya yang berkembang dari periode Edo ke periode Showa masih terjaga seperti pertama kali terbentuk, dan hingga sekarang dilestarikan sebagai Preservation District for Groups of Traditional Buildings. Sekarang, kalian dapat menikmati berjalan santai di daerah yang telah menjadi area wisata ini.

※ Sebagian informasi ditampilkan dalam Bahasa Jepang dan Bahasa Inggris hasil terjemahan Google, sehingga kebenaran informasi tidak selalu terjamin. Kunjungi website resmi objek wisata untuk mendapatkan informasi terbaru.

Pilih berdasarkan tujuan

Baca selanjutnya